Itinerary 4 Hari 3 Malam di Ho Chi Minh City untuk Mengulik Sejarah
Perjalanan

Itinerary 4 Hari 3 Malam di Ho Chi Minh City untuk Mengulik Sejarah

Rasakan denyut ibu kota selatan Vietnam, mulai dari Terowongan Cu Chi saksi sejarah perang hingga Katedral Notre-Dame.

Reza Pratama

Waktu baca: 8 menit

Ho Chi Minh City (HCMC) atau yang dulunya bernama Saigon, menawarkan perpaduan energi urban yang intens dan napas sejarah kolonial serta kelamnya memori perang. Menghabiskan waktu 4 hari di sini akan memberi Anda pemahaman yang utuh tentang selatan Vietnam.

Hari 1: Arsitektur Klasik dan Gemerlap Malam Setiba di kota, saksikan langsung warisan Prancis di jantung kota. Kunjungi Saigon Central Post Office yang megah dan Notre-Dame Cathedral Basilica of Saigon tepat di seberangnya. Di malam hari, turunlah ke Bui Vien Walking Street. Kawasan ini dipenuhi pub, bar, dan kedai bir lokal (Bia Hoi) yang murah meriah, sangat cocok untuk merasakan kehidupan malam lokal dan bertemu backpacker dari seluruh dunia.

Hari 2: Menyusuri Terowongan Sejarah Ikuti tur setengah hari ke landmark bersejarah Cu Chi Tunnels. Anda akan diajak masuk dan merayap di dalam sistem lorong bawah tanah sempit yang membentang ratusan kilometer, yang dulu digunakan tentara Viet Cong saat menghadapi tentara Amerika. Ini memberikan gambaran nyata seberapa keras kondisi Perang Vietnam saat itu.

Hari 3: Museum Perang dan Belanja Suvenir Luangkan pagi Anda untuk melawat ke War Remnants Museum. Museum ini secara grafis menampilkan dampak brutal peperangan, termasuk efek Agent Orange. Pengalaman ini mungkin akan sangat membekas. Untuk menyegarkan pikiran setelahnya, berbelanjalah suvenir (seperti kopi lokal, kerajinan seni, atau tas tenun) di Ben Thanh Market atau nikmati pemandangan matahari terbenam di tepi Sungai Saigon.

Hari 4: Menutup Liburan di Cafe Apartment Sebelum terbang kembali ke tanah air, habiskan pagi Anda untuk menyesap es kopi Vietnam di landmark nyentrik kota, The Cafe Apartment (Tòa nhà Chung Cư) di Nguyen Hue. Bangunan apartemen sembilan lantai yang telah usang ini disulap menjadi lusinan kafe bernuansa indie dan vintage dengan balkon menghadap alun-alun kota.

Suka artikel ini? Bagikan ke teman-temanmu!

Artikel Terkait

Menyusuri Harajuku dan Akihabara: Pusat Budaya Pop Anime dan Game Nyentrik di Jepang
Perjalanan

Menyusuri Harajuku dan Akihabara: Pusat Budaya Pop Anime dan Game Nyentrik di Jepang

Lepas kewarasan dan temukan keliaran unik budaya sub-kultur pelarian gila generasi muda metropolis dari seragam lolita sampai pelayan maid.

Tim Editorial6 min
Menyelami Keseruan di Universal Studios Japan dan Super Nintendo World
Perjalanan

Menyelami Keseruan di Universal Studios Japan dan Super Nintendo World

Rasakan magisnya kastil Hogwarts hingga melompat ala Mario Bros di kawasan hiburan paling fenomenal abad ini yang berlokasi di Osaka.

Tim Editorial7 min
Itinerary 5 Hari Pertama Kali ke Jepang: Rute Klasik Tokyo, Kyoto, dan Osaka
Perjalanan

Itinerary 5 Hari Pertama Kali ke Jepang: Rute Klasik Tokyo, Kyoto, dan Osaka

Panduan lengkap mengunjungi tiga kota utama Jepang bagi pemula. Dari gemerlap lampu malam Tokyo hingga kuil bersejarah Kyoto.

Tim Editorial8 min