Masih KEPO "Kenapa Air Laut Asin" ? Ini nih Penjelasannya

Kalau Kamu Suka Piknik ke Pantai dan Bertanya Kenapa Air Laut Asin, Ini Jawabannya

Enaknyakemana.com – Apakah kamu pernah bertanya kenapa air laut asin? Bila air di lautan merupakan muara dari sungai air tawar yang mengalir di daratan, kenapa air laut bisa berubah rasanya? Air laut memiliki kandungan garam yang bila diminum akan membuat tenggorokan kering dan terasa asin. Kalaupun terkena mata, air laut akan membuat mata kamu terasa perih.

Pantai Mursala, lautan dengan air terjun diatasnya

Rasa asin dari air laut dikarenakan adanya garam yang mengandung mineral. Garam yang mengandung berbagai jenis mineral tersebut berasal dari endapan di sungai atau aliran air bawah tanah. Aliran air dari kedua tempat tersebut akan bermuara di laut sambil membawa berbagai macam mineral. Contoh mineral yang dibawa oleh aliran air tersebut adalah natrium, kalsium, kalium, dan lain sebagainya.

Pada kasus air darat, kandungan mineral tersebut tidak terjadi ditemukan. Ini karena air darat berasal dari air hujan. Air hujan sendiri, merupakan hasil kondensasi dari uap air laut yang sudah dimurnikan. Secara sederhana, air laut yang menguap sepenuhnya hanya memiliki kandungan H2O sementara kandungan mineral tidak ikut terbawa. Uap air tersebut menjadi awan yang kemudian memadat dan jatuh sebagai air hujan di daratan. Itulah kenapa meskipun air hujan berasal dari air laut, namun tidak terasa asin.

Kenapa Air Laut Asin?

Sydney Opera, Australia

1. Ini jawabannya kenapa air laut asin

Garam dan kandungan mineral air laut berasal dari kerak bumi dan batu-batuan yang dialiri air tanah atau darat, lalu terbawa ke laut dan mengendap. Karena sumber air yang berbeda, maka tidak heran jika kepekatan juga kandungan mineralnya pun berbeda. Ada wilayah tertentu di laut yang memiliki kandungan garam lebih tinggi daripada wilayah lain sehingga airnya terasa lebih asin.

2. Laut Mati adalah kawasan yang memiliki tingkat keasinan paling tinggi daripada air laut normal

Laut Mati memiliki tingkat keasinan sembilan kali lipat dibandingkan air laut di kawasan lain dengan kadar garam 30% lebih banyak. Ini dikarenakan tingkat panas dan penguapan yang besar, sehingga kandungan mineralnya lebih banyak tertinggal di air. Selain berapa banyak sungai yang bermuara, faktor lingkungan juga berpengaruh pada tingkat keasinan air laut. Bila ada kesempatan, cobalah meminum air dari kawasan Laut Mati untuk tahu seberapa asin air laut paling asin di dunia itu.

Pantai Tipoli, Libya

3. Berapa rata-rata kandungan garam di air laut?

Kadar rata-rata kandungan garam air laut adalah 3,5%. Itu artinya, satu liter air laut mengandung 35 gram garam. Perhitungan ini merupakan angka rata-rata sehingga rasio tersebut bersifat fluktuatif, tergantung pada wilayah air laut yang diteliti.

Selain itu, tahukah kamu bahwa air laut di bibir pantai memiliki tingkat keasinan yang lebih tinggi daripada perairan laut dalam? Ini dikarenakan bibir pantai merupakan pertemuan antara air sungai yang membawa mineral daratan dengan laut. Belum lagi ketika ada batuan di pinggiran pantai yang pecah dan bercampur dengan air. Batuan tersebut merupakan endapan mineral sehingga akan menambah tingkat keasinan air.

Pantai King George Island

Dari paparan di atas, kita bisa menyimpulkan beberapa faktor yang membuat air laut makin terasa asin selain kandungan mineral yang terbawa oleh air sungai. Faktor-faktor tersebut adalah suhu kawasan yang mengakibatkan penguapan air, tingkat sirkulasi air, serta kandungan mineral batuan di sekitar kawasan tersebut.

Kadar garam air laut bisa berkurang dengan banyaknya organisme yang hidup di kawasan air laut tersebut. Organisme-organisme ini menyerap kandungan mineral dari air. Misalnya seperti moluska, krustasea, dan polip garam. Itulah kenapa organisme-organisme tersebut memiliki bagian fisik yang keras seperti cangkang, sisik ikan, dan lain sebagainya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url